Senin, 07 Februari 2022

APAKAH TUHAN INGIN SEMUA ORANG DISELAMATKAN? SEBUAH JAWABAN "TIDAK" DARI SAYA!

Oleh: Join Kristian Zendrato

Klaim bahwa Tuhan ingin menyelamatkan semua manusia merupakan klaim popular dalam kekristenan. Tetapi kepopularan tak bisa membuat sebuah klaim menjadi benar. 

Secara pribadi saya tak setuju bahwa klaim di atas benar adanya. Banyak hal yang bisa dijadikan sebagai argumen penolakan terhadap klaim tersebut, tetapi saya akan fokus pada satu argumen saja yakni pemberitaan Injil. 

Saya yakin bahwa pemberitaan Injil akan meruntuhkan klaim popular bahwa Allah ingin semua orang selamat.

Begini. Dalam Kekristenan, salah satu doktrin mendasar adalah sola fide. Sola fide merupakan istilah latin yang artinya faith alone (hanya iman). Maksudnya adalah kita diselamatkan hanya melalui iman kepada Yesus Kristus yang mati dan bangkit (Efesus 2:8-9).

Iman merupakan sebuah sine qua non untuk keselamatan. Iman itu sendiri merupakan pemberian Allah (Efesus 2:8-9; Filipi 1:29). Meskipun begitu, Allah mengaruniakan iman melalui pemberitaan Firman Tuhan. "Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus (Roma 10:17)."

Jadi untuk diselamatkan, seseorang harus beriman kepada Kristus. Supaya seseorang bisa beriman, ia harus mendengar Firman. Lalu bagaimana seseorang bisa mendengar Firman? Jelas salah satunya melalui pemberitaan Firman. 

Paulus menulis tentang hal ini sebagai berikut: "Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: 'Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!'" (Roma 10:14-15).

Jadi, sekali lagi saya tegaskan bahwa iman merupakan syarat mutlak untuk keselamatan, dan iman itu sendiri merupakan karunia Allah yang diberikan-Nya dengan sarana pemberitaan Firman. 

Nah, sekarang saya akan memberikan argumen penolakan terhadap klaim bahwa Allah ingin semua orang selamat.

Jika Allah menginginkan semua orang untuk selamat, mengapa Injil tidak didengarkan oleh banyak orang sampai mati? Bukankah supaya selamat mereka harus beriman? Dan bukankah supaya mereka beriman, mereka harus mendengarkan Injil (Roma 10:17)? 

Jika Tuhan ingin semua orang untuk selamat, maka seharusnya Injil harus didengar oleh semua manusia. Bukankah aneh jika Tuhan ingin semua orang untuk diselamatkan tetapi Dia membiarkan banyak orang mati tanpa mendengar Injil (yang merupakan sarana supaya seseorang bisa beriman dan diselamatkan)? 

Hal ini harus dipikirkan baik-baik oleh orang-orang yang menjual klaim bahwa Allah menginginkan semua orang untuk selamat. Bagi saya klaim itu adalah omong kosong tak berdasar. 

Jadi, berdasarkan argumen ini, saya menyimpulkan bahwa Allah tak pernah menginginkan setiap orang untuk diselamatkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOMENTAR SINGKAT TENTANG SPIRITUALITAS ALA DANIEL MANANTA

Oleh: Join Kristian Zendrato Siapa yang tidak mengenal Daniel Mananta, pembawa acara terkenal Indonesian Idol. Daniel telah membuat channel ...